Kegiatan PKL Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto di Puspo Lebo

06:01    agribisnis


Kegiatan PKL Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto di Puspo Lebo
Bagi mahasiswa fakultas pertanian semester 6 yang sudah mencapai 119 sks diwajibkan untuk mengikuti program Praktek Kerja lapangan (PKL) / Profesi. Dan pada semester ini, Fakultas Pertanian Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto memprogramkan PKL di KEBUN PENGEMBANGAN AGRIBISNIS HORTIKULTURA UPT PENGEMBANGAN AGRIBISNIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur atau yang sering disebut Puspa Lebo Sidoarjo. Sebanyak 22 mahasiswa yang didampingi 6 Dosen pembimbing PKL dan 3 pejabat BPH YPS-MSM berkunjung ke Puspa Lebo yang berlokasi di Desa Lebo Kecamatan Sidoarjo, sekitar 25 km dari Surabaya. Puspo Lebo memiliki luas total  : 61.700 m2

Pada Puspa Lebo selain sebagai tempat agrowisata dan magang bagi para pelajar/mahasiswa, juga dipakai sebagai tempat implementasi GAP/GHP (Good Agriculture Practices/Good Handling Practices), tempat pengembangan dan penetrasi pasar, tempat konsultasi agribisnis dan penyebarluasan teknologi kepada petani/pelaku usaha hortikultura, serta tempat koleksi tanaman buah dalam pot atau orang sering menyebutnya tabulampot.

Mengapa Puspa lebo dijadikan tujuan dari kegiatan PKL mahasiswa Fakultas Pertanian, ada beberapa alasan diantaranya adalah :
  • Puspa Lebo dapat sebagai etalase sosok pertanian modern yang dapat berfungsi sebagai pusat studi, percontohan, pelatihan, pelayanan agribisnis sekaligus tempat rekreasi (agrowisata) yang dapat menarik minat generasi muda khususnya fakultas pertanian untuk menggeluti bidang pertanian.
  • Selain itu Puspa Lebo lebih memfokuskan pada pengembangan agribisnis hortikultura dataran rendah, mengingat lahan pengembangan hortikultura dataran rendah di Jawa Timur relatif luas dan memiliki potensi yang cukup besar, sehingga sangat sesuai dengan program studi dari Fakultas Pertanian Universitas Mayjen Sungkono Mojokerto.

Begitu banyak ilmu yang bisa diambil dari kunjungan mahasiswa fakultas pertanian universitas Mayjen Sungkono dalam rangka kegiatan PKL, diantaranya adalah :
  • Di Puspo Lebo terdapat 2 pertanaman yaitu di greenhouse dan di pertanaman terbuka (open field)
  • Untuk greenhouse sendiri terdapat 2 (dua) unit bangunan yang masing-masing memiliki luas 3200 m2 (80x40m)
  • Pertanaman Dalam Greenhouse lebih mengutamakan komoditas berupa melon (varitas Golden Langkawi) dikarenakan permintaan pasar modernnya masih sangat tinggi, belum banyak pesaing, harganya lebih tinggi daripada Melon dengan kulit berjaring, dan yang menarik adalah melon varitas ini bisa dijadikan Melon Kotak yang harganya bisa mengalami 3 x lipat harga melon bulat. Selain itu melon jenis ini memiliki resiko kegagalan panen lebih kecil dibandingkan varietas introduksi lainnya (ex. Honey Globe)
  • Sedangkan komoditas yang diusahakan di pertanaman di lahan terbuka meliputi semangka, jagung manis, timun acar, terong, cabe, sayuran daun dll